Assalamualaikum...
Mungkin ramai yang masih belum tau apa itu bunga dandelion. Kalaupun tahu pasti ramai juga yang mengabaikan keberadaan bunga yang satu itu kan?
Bunga Dandelion adalah sebahagian dari jenis Taraxacum dari family Asteraceae. Biasa disebut juga dengan bunga Randa Tapak. Nama Randa Tapak sendiri biasa digunakan untuk merujuk kepada sebuah tumbuhan yang memiliki "bunga" yang memiliki "bunga-bunga" kecil yang terbang ditiup angin. Asal asli dari tumbuhan ini adalah Eropah dan Asia, namun sudah tersebar kecantikan dan keunikannya ke merata tempat. Tempat tumbuhnya berada dimana saja, bergantung pada angin yang membawanya. Tanaman Dandelion tidak bercabang. Jadi, dalam satu batang hanya ada satu bunga. Sangat unik bukan. Hanya ada satu bunga di atas satu batang... seperti memiliki yang tidak berkongsi dengan kelopak lain. Bunga dandelion itu sebenarnya berwarna putih dan kuning juga. Putik-putik putih yang biasa kita tiup kemudian terbang disebut parachute ball. Itu sebenarnya adalah biji benih bunga dandelion. Sangat indah... tiada sempadan. Parachute ball ini berterbangan tiada sempadan dan terbang tinggi tanpa rasa takut di telan badai atau bercerai kelopak di landa badai. Bila di atas sana... tinggi melangit, tiada riak, tiada sombong... masih mengekalkan ciri-ciri kelembutan.
Saat hembusan alam mulai datang, putik-putik putih dandelion tertawa riang merayakan kebebasan mereka. Bersiap menentang angin yang luas, menjelajah samudra sambil menari-nari dengan riang. Hingga akhirnya mereka sampai ditempat baru yang mereka singgahi. Untuk memberikan kehidupan yang baru. Ditengah semerbak persaingan para bunga mengeluarkan aroma wanginya dan kemilau warna-warni kelopaknya yang membelai mata, munculah para dandelion dengan segala kesederhanaannya di semak dan perdu liar.
Dandelion tidak keberatan jika teman-teman mereka yang lain diambil dan ditaruh di jambangan-jambangan mahal seperti si alvinda mawar yang elegan itu. Mereka tidak mau menukar kebebasan mereka, tarian angin mereka, atau bahkan takdir hidup yang menggariskan mereka untuk mencari segala sesuatunya dari alam sendirian, kerana sampai detik ini pun, mana ada manusia bodoh yang akan memberi mereka pupuk, vitamin, atau racun perosak yang baik untuk tumbuh kembang mereka, melainkan mereka harus mencari itu semua langsung dari alam - sendirian. Mereka tidak akan mahu menukar itu semua dengan menghabiskan sisa hidup mereka di jambangan mahal sekalipun.
Mereka menikmati ke mana angin berhembus walaupun mereka tidak tahu kemana mereka akan dibawa pergi. Dan ketika mereka mendarat di tanah, mereka akan menjadi pioneer bak seorang proclaimator yang mempelopori sukses di dalam kehidupan, mereka akan membentuk colony baru di sana, dan terbukti mereka mempunyai mental baja kerana mereka dapat beradaptasi di condition yang extreme sekalipun.
Dandelion terus terbang tinggi walaupun betapa parahnya keadaan angin yang membawanya. sifat dandelion ini memberikan satu makna bagi kehidupan iaitu berusahalah terus mengejar cita cita setinggi yang kita semua inginkan walaupun banyak halang rintangan yang mendera.
Jadilah sesuci dan seteguh kasih Dandelion :)
Ruang perkongsian Bagi Hati Yang Bersih :-
“Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapislapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (An-Nur :35).
Hati adalah tempat ilmu pengetahuan; melalui hati, seseorang dapat mengenal Tuhannya, dan dengannya pula ia dapat mengenal nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya, serta dengan hati pulalah ia dapat menghayati ayat-ayat syar’iyah Allah subhanahu wata’aala sebagaimana Dia firmankan,
“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran ataukah hati mereka terkunci?” (Muhammad: 24).
Maksudnya, hatinya terkunci hingga tidak dapat memperhatikan dan merenungkannya. Dan dengan hati pulalah seseorang dapat merenungkan ayat-ayat kauniyah, yaitu ciptaan Allah yang ada di jagad raya ini dan yang ada di dalam jiwa. Allah subhanahu wata’aala berfirman,
“Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.” (Al-Hajj: 46).
Melalui ayat ini Allah menjelaskan bahwa yang menjadi sandaran di dalam mengambil pelajaran terhadap ayat-ayat kauniyah Allah di jagat raya dan di jiwa adalah kecerdasan dan kesadaran hati. Dan hal lain yang menekankan pentingnya menjaga hati adalah bahwasanya hati merupakan kendaraan yang dengannya seseorang dapat menempuh perjalanan menuju akhirat, karena sesungguhnya perjalanan menuju Allah subhanahu wata’aala adalah perjalan hati, bukan perjalanan jasad.
Last but not least... terima kasih kepada Dandelion saya yang sentiasa beri semangat dan tunjuk ajar kepada saya. Walaupun lautan manusia melabelkan kamu dgn berbagai2 nama.. namun dihatiku kamu hanya mempunyai satu nama. Sayang kamu abang.
Terima kasih semua...


No comments:
Post a Comment