Halusan katanya mampu menggoncang dunia
Terpempan di samping pemilik hatinya
Terjatuh kerana sinaran matanya
Terhanyut di samping pujangga penyair lagaknya
Dan dia telah menemukan puisi terindahnya
Demi pencipta cinta adam dan hawa
Dia tak bisa lagi menepis godaan dan rayunya
Dia hanya bisa sampai mati memuja
Bidadarinya tiada sedar menjadi debu cinta
Bidadarinya kembali ke buaian mimpi lena
Diulit janji syurga kasanova cinta
Tergadai jiwa raga tanpa terduga
Hanya kerana sang kasanova cinta...
********
Well... no matter how are you... who are you... I still miss you :)


No comments:
Post a Comment